Pendeteksi Suhu dan Kelembaban Pada Proses Pembuatan Pupuk Organik

Main Article Content

Supriatna A.S Ratna Ika Putri Nanik H

Abstract




Kebutuhan pangan terus mengalami peningkatan sebanding dengan pertumbuhan penduduk di Indonesia. Pemakaian pupuk kimia telah terbukti merusak tanah dan lingkungan sehingga dianjurkan untuk menggunakan pupuk organik. Penggunaan pupuk organik dapat memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Pupuk organik umumnya dihasilkan dari proses pengomposan sehingga sering disebut juga dengan kompos. Beberapa faktor yang mempengaruhi proses pembuatan pupuk organik kelembaban, suhu dan Ph. Kelembaban memegang peranan penting dalam metabolisme mikroba sehingga harus dijaga pada kisaran 40% hingga 60%. Sedangkan untuk suhu akan terjadi peningkatan secara cepat dalam tumpukan kompos pada kisaran 30oC hingga 60oC. Pada artikel ini mendesain alat pendeteksi suhu dan kelembaban pada proses pembuatan pupuk organik dengan menggunakan mikrokontroler. Suhu dan kelembaban proses pembuatan pupuk dapat diatur melalui keypad. Berdasarkan hasil pengujian peralatan dapat bekerja dengan baik.




Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
A.S, Supriatna; PUTRI, Ratna Ika; H, Nanik. Pendeteksi Suhu dan Kelembaban Pada Proses Pembuatan Pupuk Organik. JURNAL ELTEK, [S.l.], v. 13, n. 1, p. 1-10, nov. 2017. ISSN 2355-0740. Available at: <https://distilat.polinema.ac.id/index.php/eltek/article/view/70>. Date accessed: 31 july 2021.
Section
Articles