Optimasi Kendali PID Pada Sistem Pengaturan Temperatur Proses Pasteurisasi Susu

Main Article Content

Hariyadi Singgih

Abstract




Pasteurisasi adalah proses pemanasan pada susu segar sehingga menjadi produk yang lebih tahan lama. Metode pasteurisasi ini LTLT (Suhu Rendah Long Time) memanaskan susu pada suhu 63-65 ̊C dan dipertahankan pada suhu tersebut selama 30 menit. Dengan mengontrol suhu proses pasteurisasi diharapkan dapat membunuh patogen yang membahayakan kesehatan manusia dan meminimalkan perkembangan bakteri lain, sehingga sangat penting untuk mengontrol suhu. Sehingga dampaknya lebih jauh adalah kualitas produk dari proses pasteurisasi susu tidak baik. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dikembangkan kontroller untuk mempertahankan suhu yang stabil dalam proses pasteurisasi susu. Metode dalam penelitian ini adalah dengan merancang sistem kontroller yang tertanam di kontroler PID Atmega16 untuk mengontrol aktuator dalam bentuk elemen pemanas listrik yang mendapat masukan dari sensor suhu PT 100. Mereka PID kontroler akan disimulasikan dengan Simulink Matlab. Dari hasil pengujian dan analisis PID kontroler mempengaruhi untuk memproses waktu pemanasan suhu susu awal dari 30 ° C sampai 65 ° C, diperoleh nilai PID dengan metode tuning Ziegler-Nichols adalah Kp = 18, Ki = 00:45 dan Kd = 180 dengan 20 liter pengujian volume susu. grafik setpoint diperoleh dengan 65 ° C menunjukkan waktu naik (Tr) = 2400s, waktu tunda (Td) = 140 s, waktu puncak (Tp) = 2700s, saat turun (Ts) = 3700 s, overshoot maksimum ( mp) = 2 ° C, dan error steady state: 1,5%. Hasil tanggapan dari PID controller untuk menstabilkan suhu lebih cepat dan mampu mempertahankan suhu yang baik.




Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
SINGGIH, Hariyadi. Optimasi Kendali PID Pada Sistem Pengaturan Temperatur Proses Pasteurisasi Susu. JURNAL ELTEK, [S.l.], v. 14, n. 2, p. 1-15, oct. 2017. ISSN 2355-0740. Available at: <https://distilat.polinema.ac.id/index.php/eltek/article/view/54>. Date accessed: 24 oct. 2021.
Section
Articles