Rancangan Rangkaian H-Bridge Untuk Motor DC 12 V 5 A

Main Article Content

Fathoni Fathoni

Abstract




Masalah yang sering timbul pada penggerak motor dc daya seda dengan rangkaian H bridge MOSFET adalah panas berlebih, putus pada saklar semikonduktor serta daya pada beban yang kurang maksimal atau timbulnya rugi-rugi daya yang besar. Secara teori permasalahan panas dan rugi-rugi daya yang timbul tersebut disebabkan oleh adanya dissipasi daya pada MOSFET sedangkan saklar putus disebabkan oleh kelebihan daya atau terjadinya on bersamaan pada saklar segaris terutama pada operasi bipolar PWM. Dissipasi daya pada MOSFET ditentukan dari arus beban atau arus drain, dan resistansi on. Besarnya resistansi on dipengaruhi oleh tingkat kejenuhan atau besaran tegangan gate-source. Diperlukan pertimbangan dan perhitungan rancangan yang lebih teliti agar permasalah di atas tidak muncul. Jenis kanal MOSFET yang digunakan pada sisi-atas dan sisi-bawah dapat seragam ataupun berbeda. Pada terapan kanal seragam, konfigurasi MOSFET menjadi berbeda sedangkan pada kanal komplemen, konfigurasi MOSFET menjadi sama. Perbedaan konfigurasi menyebabkan permasalahan pada tegangan gate- source terutama pada pencapaian keadaan jenuh. Dari hasil pengujian terlihat bahwa tingkat kejenuhan mempengaruhi nilai resistansi on. Kurang jenuh menyebabkan resistansi-on menjadi tinggi dan meningkatkan dissipasi daya yang pada akhirnya menambah suhu komponen. Dari hasil pengujian diperoleh data bahwa panas tertinggi terjadi pada MOSFET dengan tegangan gate-source yang rendah atau kurang jenuh walaupun memiliki nilai resistansi-on yang sangat rendah.




Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
FATHONI, Fathoni. Rancangan Rangkaian H-Bridge Untuk Motor DC 12 V 5 A. JURNAL ELTEK, [S.l.], v. 14, n. 1, p. 67-79, oct. 2017. ISSN 2355-0740. Available at: <https://distilat.polinema.ac.id/index.php/eltek/article/view/53>. Date accessed: 31 july 2021.
Section
Articles