Desain sensor massa menggunakan metode macrobending fiber optic

Main Article Content

Mochammad Junus Yoyok Heru Prasetyo

Abstract

Kecepatan dalam hal pengiriman data dan komunikasi merupakan hal terus menerus harus diperbaiki dalam era ini. Beberapa permasalahan dapat timbul karena adanya keterlambatan pengiriman data baik itu bertujuan untuk komunikasi atau pengiriman data pengukuran untuk keperluan tertentu. Salah satu solusi yang dapat di lakukan adalah dengan menggunakan fiber optik. Fiber optik kerap digunakan karena keunggulannya dalam kecepatannya dalam hal komunikasi dan pengiriman data. Saat ini, selain untuk berkomunikasi, fiber optik juga banyak dikembangkan di berbagai keperluan. Salah satunya adalah dalam pengiriman data sensor. Penelitian ini mengangkat topik permasalahan yaitu bagaimana mendesain sebuah sensor massa, dengan menggunakan fiber optik sebagai sensor massa dengan memanfaatkan metode macrobending. Kabel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan tipe patch core singlemode FC to FC yang dililit dengan variasi 1,3,5,7, dan 9 kali lilitan pada selang elastis berdiamter ¼ inchi, ½ inchi, 5/8 inchi, ¾ inchi dan 1 inchi dengan massa 0,1 Kg- 10 Kg dengan range 200gram. Untuk input menggunkan OLS (Optical light Source) dengan nilai -7 dBm dan nilai output di terima dan dibaca oleh OPM (Optical Power Meter). Dari hasil pengukuran diperoleh nilai daya output, loss, losses macrobending, dan rugi-rugi tekanan. Dari penelitian ini, hasil yang didapatkan adalah sebuah rumus matematis hubungan antara beban atau massa dengan rugi-rugi tekanan pada kabel fiber optik.


Speed ​​in terms of data transmission and communication is something that must continuously be improved in this era. Several problems can arise due to delays in sending data, either for communication purposes or for sending measurement data for certain purposes. One solution that can be done is to use optical fiber. Optical fiber is often used because of its superiority in speed in terms of communication and data transmission. Currently, in addition to communicating, optical fiber is also being developed for various purposes. One of them is in sending sensor data. This research raises the topic of the problem, namely how to design a mass sensor, using optical fiber as a mass sensor by utilizing the macrobending method. The cables used in this study used a single patch core type FC to FC wrapped with variations of 1,3,5,7, and 9 turns on elastic hoses with diameters of ¼ inch, ½ inch, 5/8 inch, ¾ inch and 1 inch. with a mass of 0.1 kg - 10 kg with a range of 200 grams. For input using an OLS (Optical light Source) with a value of -7 dBm and the output value is received and read by the OPM (Optical Power Meter). From the measurement results obtained the value of output power, loss, macrobending losses, and pressure losses. From this research, the results obtained are a mathematical formula for the relationship between load or mass and pressure losses on fiber optic cables.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
JUNUS, Mochammad; PRASETYO, Yoyok Heru. Desain sensor massa menggunakan metode macrobending fiber optic. JURNAL ELTEK, [S.l.], v. 19, n. 1, p. 52-63, apr. 2021. ISSN 2355-0740. Available at: <https://distilat.polinema.ac.id/index.php/eltek/article/view/288>. Date accessed: 24 oct. 2021. doi: https://doi.org/10.33795/eltek.v19i1.288.
Section
Articles

References

[1] Budiati, R. and Pauzi, G. A., 2016. “Analisis Pengaruh Tekanan Pada Fiber optik Terhadap Sistem Transmisi Data Berbasis Mikrokontroler ATMega32 Dengan Akuisisi Data Menggunakan Matlab”, JURNAL Teori dan Aplikasi Fisika, 04(01), pp. 107–114.
[2] Kuswanto, H. and Sakinah Hulfa, D., 2017. “Pengaruh Massa Massa Terhadap Intensitas Keluaran Fiber optik yang dibentuk dengan Lekukan Multi Bending”, Pp. 37–48.
[3] Ma, B. and Zou, X., 2010. “Study Of Vehicle Weight-In-Motion System Based On Fiber-Optic Microbend Sensor”, 2010 International Conference On Intelligent Computation Technology And Automation, ICICTA 2010, 3(1), pp. 458–461. doi: 10.1109/ICICTA.2010.631.
[4] Pratomo, D., 2011. “Pemanfaatan Prinsip Kerja Sensor Fiber optik Pergeseran Mikro untuk Medesain Alat Ukur Massa ”, Surakarta.
[5] Andhina Sisca, A.H., 2018. “Analisis Rugi-Rugi Macrobending pada Core Fiber optik Berstruktur Singlemode-Multimode-Singlemode (SMS)”, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi Jaringan Telekomunikasi Digital, Politeknik Negeri Malang.
[6] Winahyu, N. P., 2017. “Pengaruh Variasi Jumlah Lintasan yang dibentuk Melingkar Terhadap Karakteristik Keluaran Fiber optik sebagai Sensor Pengukur Massa ”, pp. 1–14.
[7] Crisp, J., Elliot B., 2008. “Fiber optik: sebuah pengantar”, Diterjemahkan oleh Soni Astrant.
[8] Arini, D. A., 2017. “Analisa Rugi-Rugi Macrobending pada Karakteristik Kabel Fiber optik”, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi Jaringan Telekomunikasi Digital, Politeknik Negeri Malang.
[9] Goff, David R., 2003. “Fiber Optic Video Transmission: The Complete Guide”, 1st ed. Boston: Focal Press, 2003.
[10] Jay, J. A., 2010. “An Overview of Macrobending and. Microbending of Optical Fibers”.
[11] Hamdani, J., 2013. “Analisa Rugi-Rugi Pelengkungan pada Fiber optik Singlemode Terhadap Pelemahan Intensitas Cahaya”, Jurnal Singuda Ensikom, vol. 4, no. 2.
[12] Keiser, G., 2003. “Optical Communication Essential”, United Stated: TheMcGraw-Hill Companies Inc.
[13] Jonathan, Sarwono, 2003. Perbedaan Dasar antara Pendekatan Kualittif dan Kuantitatif, .
[14] Sugiyono, 2009. “Metode Penelitian Pendidikan”, Bandung: Alfabeta.
[15] Niklès, M., Thévenaz, L., Robert P. A., 1996. “Simple Distributed Fiber Sensor Based on Brillouin Gain Spectrum Analysis”, Optics Lett. 21(10), pp.758-760.
[16] Rino, A., 2014. “Kajian Eksperimental Sensor Pergeseran Rentang Panjang Menggunakan Fiber optik Berstruktur Singlemode-Multimode-Singlemode (SMS), Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.