KONTROL TRACKER SINAR NADIR MATAHARI MENGGUNAKAN METODE LINIER SCISSOR JACK ARRAY REFLEKTIF UNTUK KONSENTRATOR FRESNEL FOKUS DIAM

Main Article Content

Budhy Setiawan Gus Dwi Ganjar Subangkit Yulianto Yulianto

Abstract

Permasalahan pada sistem CSP (Concentrated Solar Power) proses konversi menjadi panas masih membutuhkan gerakan kosentrator yang mengikuti pergerakan matahari, sedangkan dilihat dari berat dan dimensi konversi yang besar mengakibatkan energi yang dibutuhkan untuk menggerakan kosentrator membutuhkan banyak energi, maka dari itu dibuatlah sistem array reflektif. Akan tetapi model mekanisme penggerak array tanpa Scissor Jack berada pada proses pembelokan sinar matahari yang tidak maksimal yang disebabkan oleh jarak yang dekat antar reflektor. Jarak yang dekat membuat pemantulan cahaya mengenai reflektor di sebelahnya. Sehingga yang seharusnya dibutuhkan pemantulan yang tinggi menjadi proses pemantulan lemah. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan cara merenggangkan jarak antar reflektor.
Dengan solusi ini, cahaya terpantul tidak akan mengenai reflektor disebelahnya. Scissor Jack sebagai mekanisme untuk merenggangkan jarak antar reflektor dan juga sebagai pengatur kemiringan dari reflektor.
Dengan begitu penyerapan pada kosentrator menjadi tinggi dan di dapat suhu pada titik fokus yang besar. Hasil penelitian menunjukan bahwa perubahan sudut gerak matahari selama 1 jam adalah 15o sehingga perubahan sudut matahari yang dibutuhkan tipa 30 detik adalah 0.1o. dan pengontrolan motor DC pada reflektor dapat bergerak mengikuti perubahan sudut tiap 30 detik dan berhenti saat sudut tercapai dengan eror rata-rata 9.31%.


 


The problem with the CSP (Concentrated Solar Power) system is that the conversion into heat still requires the movement of the concentrator to follow the movement of the sun, while judging from the weight and large conversion dimensions, the energy needed to move the concentrator requires a lot of energy, therefore reflective array systems are created.
However, the array drive mechanism model without Scissor Jack is in the process of deflecting sunlight that is not optimal due to the close distance between reflectors. The close distance makes reflecting light on the reflector next to it. So that high reflections should be needed to be a weak reflecting process. The solution that can be done is by stretching the distance between reflectors. With this solution, the reflected light will not hit the reflector next to it. Scissor Jack as a mechanism to stretch the distance between the reflector and also as a tilt regulator of the reflector.
Thus absorption in the concentrator becomes high and the temperature is obtained at a large focal point. The results showed that the change in the angle of motion of the sun for 1 hour was 15o so that the change in the angle of the sun required by the 30-second tip was 0.1o. and controlling the DC motor on the reflector can move to follow the change in angle every 30 seconds and stop when the angle is reached with an average error of 9.31%.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
SETIAWAN, Budhy; SUBANGKIT, Gus Dwi Ganjar; YULIANTO, Yulianto. KONTROL TRACKER SINAR NADIR MATAHARI MENGGUNAKAN METODE LINIER SCISSOR JACK ARRAY REFLEKTIF UNTUK KONSENTRATOR FRESNEL FOKUS DIAM. JURNAL ELTEK, [S.l.], v. 15, n. 2, p. 65-80, oct. 2017. ISSN 2355-0740. Available at: <https://distilat.polinema.ac.id/index.php/eltek/article/view/119>. Date accessed: 05 aug. 2021.
Section
Articles