SELEKSI PROSES EKSTRAKSI DAUN SIRIH PADA PRA RANCANGAN PABRIK HAND SANITIZER DAUN SIRIH DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 480 TON/TAHUN

Farah Yulinar, Profiyanti Hermien Suharti

Abstract


Penggunaan hand sanitizer oleh masyarakat di era pandemi Covid-19 semakin meningkat sebagai salah satu protokol Covid-19 pengganti cuci tangan. Zat antiseptik yang ada pada kandungan Hand sanitizer membantu mengatasi berbagai virus yang menempel pada permukaan tangan yang mempunyai kandungan alkohol dan berwujud gel. Penggunaan alkohol yang terlalu sering akan menyebabkan kulit menjadi kering. Daun sirih hijau memiliki sifat antiseptik karena memiliki minyak atsiri yang mengandung +30% fenol. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan proses terbaik yang akan digunakan dalam masing-masing tahapan pembuatan hand sanitizer gel tersebut. Tujuan dari seleksi itu sendiri adalah untuk mendapatkan proses yang terbaik dari dua pilihan alternatif proses yang mungkin dari segi teknis dan ekonomis. Seleksi proses ekstraksi daun sirih pada proses pembuatan hand sanitizer ini mencakup serangkaian jenis proses produksi dengan membandingkan penggunaan metode maserasi dan soxhletasi. Soxhletasi adalah teknik ekstraksi secara berkesinambungan dengan alat soxhletasi menggunakan pelarut organik pada suhu didih. Metode soxhletasi dilakukan dengan cara melarutkan sampel dalam pelarut soxhletasi yang telah dipanaskan, sehingga semua komponen yang diinginkan dalam sampel dapat terisolasi dengan sempurna. Proses ekstraksi yang dipilih yaitu metode soxhletasi dengan produk yang dihasilkan berupa minyak atsiri. Waktu proses ekstraksi adalah 4 sampai 6 jam untuk mencapai sirkulasi dengan suhu ekstraksi 60-80°C.


Keywords


antiseptik, ekstraksi soxhletasi, gelling agent, humektan, pengawet

Full Text:

PDF

References


Anita Dwi Puspitasari, L. S. P., 2017, Perbandingan Metode Ekstraksi Maserasi Dan Sokletasi Terhadap Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura). Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta, 1(2), 1–8.

Majdah Zawawi1 and Noriah Ramli., 2016, Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Gel Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum Sanctum L.) Sebagai Sediaan Hand Sanitizer, 31–48.

I. A. Pratama, F. Y. Nugraha, Dan A. Chalim, Pengaruh Rasio Feed: Solvent Dan Waktu Terhadap Ekstraksi Oleoresin Jahe Dengan Pelarut Etanol, Distilat J. Teknol. Separasi, Vol. 5, No. 2, Hal. 233–239, 2019.

Sugawara, E., and Nikaio, H., 2014, Properties Of Adeabc And Adeijk Efflux Systems Of

Acinetobacter Baumannii Compared With Those Of The Acrab-Tolc System Of Escherichia Coli, Antimicrobial Agents And Chemotherapy, 58(12), 7250–7257.

Kristianti, A. N., 2008, Buku Ajar Fitokimia, Airlangga University Press, Surabaya

Bawa Putra, A., Bogoriani, N., Diantariani, N., dan Utari Sumadewi, N, 2014, Ekstraksi Zat Warna Alam Dari Bonggol Tanaman Pisang (Musa Paradiascia L), Dengan Metode Maserasi, Refluks, Dan Sokletasi. Jurnal Kimia, 8(1).

Romadhoni., 2017, Isolasi Pektin Dari Kulit Pisang Kepok (Musa Balbisiana Abb) Dengan Metode Refluks Menggunakan Pelarut Hcl Encer. Manajemen Pengembangan Bakat Dan Minat Siswa Di Mts Al-Wathoniyyah Pedurungan Semarang, 2–3.

Barrel, A.O., Paye, M., and Maibach, H.I., 2001, Handbook Of Cosmetics Science And

Technology, Marcel Dekker Inc., New York.

Rowe, R.C. and Sheskey, P.J., 2009, Handbook of Pharmaceutical Excipients, Sixth edition, Pharmaceutical Press, london, pp. 110-115, 283-286Rowe, R.C. and Sheskey, P.J., 2009, Handbook of Pharmaceutical Excipients, Sixth edition, Pharmaceutical Press, london, pp. 110-115, 283-286

Rohmani, S., dan Kuncoro, M. A. A., 2019, Uji Stabilitas dan Aktivitas Gel andsanitizer Ekstrak Daun Kemangi, JPSCR : Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 4(1), 16.

Nurwaini, S., dan Saputri, I. D. 2018., Pengujian Sifat Fisik dan Aktivitas Antibakteri Sediaan Gel Hand Sanitizer Ekstrak Daun Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata Prain). Talenta Conference Series: Tropical Medicine (TM), 1(3), 078–085.




DOI: http://dx.doi.org/10.33795/distilat.v8i1.305

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.