Pengolahan Air Limbah Industri Pengolahan Rumput Laut Menggunakan Nano Adsorben Tersuspensi

Henita Indah Sulistiyowati, Prayitno Prayitno

Abstract


Pengolahan limbah pada suatu industri pengolahan rumput laut dilakukan secara fisik-biologi-kimia, dimana pengolahan secara kimia menggunakan proses adsorpsi dalam bentuk  granular karbon aktif. Namun dalam penggunaan granular karbon aktif dinilai kurang efektif karena membutuhkan lahan dan kolom adsorpsi yang cukup besar. Pada sisi lain, proses adsorpsi menggunakan nano adsorben memberikan efektifitas tinggi dalam menurunkan polutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi nano karbon aktif terhadap penurunan COD, BOD, pH, dan kekeruhan pada air limbah industri pengolahan rumput laut. Percobaan dilakukan dalam keadaan tersuspensi dengan menggunakan nano adsorben karbon aktif berbentuk powder.  Variabel yang digunakan adalah konsentrasi nano karbon aktif sebesar 200 ppm; 600 ppm; dan 1000 ppm dengan lama adsorpsi yaitu 8 jam; 13 jam; dan 18 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi nano karbon aktif 1000 ppm dengan lama adsorpsi 13 jam dapat menurunkan secara maksimal konsentrasi COD sebesar 36%, BOD sebesar 88% dan pH 6%, sedangkan kekeruhan sebesar 41% pada konsentrasi nano karbon aktif 200 ppm dengan lama adsorpsi 8 jam.


Keywords


limbah rumput laut, adsorpsi, nano karbon aktif

Full Text:

PDF

References


Yustin, D., Angelia, D., Hala, Y., and Taba, P., 2020, Analisis Potensi Limbah Cair Hasil Pengolahan Rumput Laut Sebagai Pupuk Buatan, Nov.

Nugraha, A. Z., Mulyawan, A., Arjuna, D. W., and Habiburahman, R., 2010, Pemanfaatan Limbah Sampah Organik Pasar Untuk Pembuatan Nano Karbon Sebagai Material Serbaguna.

Ariani, N. M., Cahyono, H. B., Yuliastuti, R., 2015, Pemanfaatan Limbah Alkali Industri Rumput Laut Dan Limbah Pickling Industri Pelapisan Logam Sebagai Pupuk Anorganik, Jurnal Riset Industri (Journal of Industrial Research), Vol. 9, No. 1, pp. 39–48, April.

Utami, L. I., Wahyusi, K. N., Utari, Y. K., and Wafiyah, K., 2019, Pengolahan Limbah Cair Rumput Laut Secara Biologi Aerob Proses Batch, J. Tek. Kim., vol. 13, no. 2, pp. 39–43, April.

Yanyang Zhang, B. P., Bing Wu, Hui Xu, Hui Liu, Minglu Wang, Yixuan He, 2016, Nanomaterials-enabled water and wastewater treatment, NanoImpact, vol. 3–4, pp. 22–39.

Choerudin, 2017, Peran Nanomaterial dalam Pengolahan Air dan Air Limbah, Tek. Kim. Inst. Teknol. Bandung, no. January.

Yulianis, Y., Mahidin, M., and Muhammad, S., 2017, Adsorpsi Ion Logam Tembaga Menggunakan Nano Zeolit Alam yang Diaktivasi, J. Litbang Ind., vol. 7, no. 1, p. 61, Juni.

Cahyaningrum, S. E., Santoso, S. J., and Agustini, R., 2011, Adsorpsi Ion Logam Zn ( Ii ) Dan Cu ( Ii ) Pada Kitosan Nano Bead Dari Cangkang Udang Windu, Jurusan Kimia FMIPA-Universitas Negeri Sura, vol. 18, no. 3, pp. 200–205, Oktober.

Munandar, A., Muhammad, S., and Mulyati, S., 2016, Penyisihan COD Dari Limbah Cair Pabrik Minyak Kelapa Sawit Menggunakan Nano Karbon Aktif, J. Rekayasa Kim. Lingkung., vol. 11, no. 1, p. 24, Juni.

Wirosoedarmo, R., Haji, A. T. S., and Hidayati, E. A., 2016, Pengaruh Konsentrasi Dan Waktu Kontak Pada Pengolahan Limbah Domestik Menggunakan Karbon Aktif Tongkol Jagung Untuk Menurunkan BOD dan COD, J. Sumberd. Alam dan Lingkung., vol. 3, no. 2, pp. 31–38.

Heriyani, O., and Mugisidi, D., 2016, Pengaruh Karbon Aktif dan Zeolit pada pH Hasil Filtrasi Air Banjir, Pros. Semin. Nas. Teknol. Kualitas dan Apl. Fak. Tek. UHAMKA, , pp. 199–202, January.

Hamzani, S., Suhenry, S., dan Pramudyo, I., 2012, Upaya Penurunan Kekeruhan Dan Warna Air Sumur Gali Menggunakan Koagulan Biji Kelor Dan Filtrasi Karbon Aktif, Jurusan Teknik Lingkungan, Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan Yogyakarta, Vol. 13, No. 1, P: 50-57, Juli.




DOI: http://dx.doi.org/10.33795/distilat.v7i2.272

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.