PENENTUAN LOKASI PABRIK MENGGUNAKAN METODE FACTOR RATING PADA PRA-RANCANGAN PABRIK VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DENGAN KAPASITAS 50.000 TON/TAHUN

Naufal Cenna Rafidanta, Cucuk Evi Lusiani

Abstract


Virgin coconut oil (VCO) merupakan produk olahan santan kelapa yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan terutama di bidang kesehatan, kecantikan serta kosmetik. VCO membuka suatu peluang usaha untuk dapat dipasarkan ke masyarakat. Dalam proses memproduksi VCO, perlu diperhatikan beberapa hal, salah satunya adalah penentuan lokasi pabrik. Hal ini dapat ditentukan berdasarkan ketersediaan bahan baku, pemasaran, utilitas, keadaan geografis dan masyarakat, transportasi, tenaga kerja, sistem penanganan dan pengolahan limbah pabrik, site dan karakteristik lokasi, serta peraturan perundang-undangan. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk menentukan satu lokasi dari beberapa alternatif lokasi dengan menggunakan metode factor rating dalam pendirian pabrik pada pra-rancangan pabrik VCO kapasitas 50.000 ton/tahun. Metode factor rating dilakukan dengan memberikan skor pada masing-masing faktor yang dipertimbangkan untuk mendapatkan lokasi pendirian pabrik yang strategis. Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode factor rating maka didapatkan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau adalah lokasi yang memiliki peluang paling besar untuk pendirian pabrik pada pra-rancangan pabrik VCO dengan kapasitas 50.000 ton/tahun. Daerah Riau memiliki beberapa kelebihan pada ketersediaan buah kelapa yang melimpah, keadaan geografis dan masyarakat yang sesuai untuk pendirian pabrik VCO, serta site dan karakteristik lokasi yang baik untuk pendirian pabrik VCO.


Keywords


lokasi pabrik, VCO, metode factor rating

Full Text:

PDF

References


Hartati, A., dan Mulyani, A., 2009, Profil dan Prospek Bisnis Minyak Dara ( Virgin Coconut Oil / VCO ) di Kabupaten Cilacap, vol. 16, no. 2, 130–140.

Hakim A., 2018, Industrialisasi di Indonesia: Menuju Kemitraan yang Islami, 1–11.

Latifah, W. N., Ngaeni, S. N., Zaeroni, M. D., 2019, VCO sebagai Produk Inovatif dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Daerah Penghasil Kelapa, Pros. Konf., vol. 1, 421–424.

Sukmaya, S. G., 2017, Analisis Permintaan Minyak Kelapa (Coconut Crude Oil) Indonesia di Pasar Internasional, J. Agribus. Rural Dev. Res., vol. 3, no. 1, 1–8, doi: 10.18196/agr.3138.

Dian, A. R., 2020, Pemilihan Lokasi Usaha Fotocopy Yang Baik Dengan Menggunakan Metode Factor Rating, Fak. Saind dan Teknol., 1–4.

Hartanto, D., dan Jamaaluddin, J., 2018, Analisis Penentuan Lokasi Pembangunan Pabrik Kerupuk Udang Dengan Metode Factor Rating, 1–4.

Wijana, S., 2012, Perancangan Pabrik : Penentuan Lokasi Pabrik, UB Distance Learn., vol. 3, 1–9.

Hadi, S., 2017, Model pengembangan industri kelapa di Provinsi Riau, Semin. Nas. Perenc. Pembang. Pembang. Inklusif Desa Kota, 183–190, [Online]. Tersedia pada:http://digilib.mercubuana.ac.id/manager/t!@file_artikel_abstrak/Isi_Artikel_248171892974.pdf.

Abidin., Sukardi., Mangunwidjaja, D., dan Romli, M., 2018, Potensi Agroindustri Berbasis Kelapa Untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Kabupaten Pangandaran - Jawa Barat, J. Teknol. Ind. Pertan., vol. 28, 231–243, doi: 10.24961/j.tek.ind.pert.2018.28.2.231.

Damanik, S., 2015, Strategi Pengembangan Agribisnis Kelapa (Cocos nucifera), vol. 6, no. 2, 94–104.

Nuryanti., 2016, Analisis Pengembangan Produksi Dan Pemasaran Virgin Coconut Oil (Vco) Di Kota Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Propinsi Riau. Journal Manajemen.

Baskara, A. Y., 2018, Analisis Daya Saing Ekspor Kelapa Indonesia Di Pasar Internasional (Studi Pada Industri kopra Jawa Timur), J. Adm. Bisnis, vol. 61, no. 1, 208–214.

Aceh, B. P., 2015, Seri Analisis Pembangunan Wilayah Provinsi Aceh 2015,” no. 20, 33–61.

Rengganis, H., dan Seizarwati, W., 2015, Strategi dan upaya pemanfaatan sumber air umbulan untuk penyediaan air bersih di Provinsi Jawa Timur, J. Tek. Hidraul., vol. 6, no. 1, hal. 63–76.

Nurhalim., dan Gaffari, M. R., 2017, Analisis Kebutuhan dan Penyediaan Energi Listrik pada Tahun 2015-2024 dengan Menggunakan Perangkat Lunak LEAP, Jom FTEKNIK, vol. 4, no. 2, 9–15.

Jawa Timur, B. P., 2015, Seri Analisis Pembangunan Wilayah Provinsi Jawa Timur 2015, 38.

Silaban, L. H., Edwina, S., and Eliza., 2015, Analisis Sektor Basis dan Perkembangan Sektor Pertanian di Kabupaten Indragiri Hilir Povinsi Riau Tahun 2008-2012, Journal Faperta, vol. 2, no. 1, 10–14, doi: 10.3969/j.issn.1008-0813.2015.03.002.

Aris, A., Juanda, B., Fauzi, A., dan Hakim, D. B., 2010, Dampak Pengambangan Perkebunan Kelapa Rakyat Terhadap Kemiskinan dan Perekonomian Kabupaten Indragiri Hilir, Journal Agro Ekonomi, vol. 28, no. 1, 69–94.

Mustikawati, N. D., Cahyono, A. B., dan Pribadi, C. B., 2020, Analisis Perkembangan dan Kesesuaian Lahan ( Development and Suitability Analysis of Existing Residential , Agricultural and Existing), Seminar Nasional Geomatika, 385–395.

Kabupaten Kendal, P. S., 2018, Kondisi Geografis, Kendalkab.Go.Id. (Diakses Juni 8, 2021)

Maswan, D. S., 2016, Penentuan Lokasi Cluster Industry Kelapa. Department of Urban and Regional Planning.

Puspitasari, R., 2018, Analisis Subsidi Angkutan Umum Perdesaan Bagi Pelajar di Kabupaten Pasuruan, J. Penelit. Transp. Darat, vol. 20, no. 9, 93–106.

Setiawan, H., 2019, Pengelolaan Potensi Kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir, JOM Fisip, vol. 6, 1–15.

Muslihatinningsih, Walid, F. M., dan Subagiarta, I. W., 2020, Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Jawa Timur, e-Journal Ekon. Bisnis dan Akunt., vol. 7, no. 1, doi: 10.19184/ejeba.v7i1.12742.

Gusriani, Y., 2013, Strategi Pengendalian Pencemaran Daerah Aliran Sungai (Das) di Kabupaten Siak, Journal Chemichal Information Modeling, vol. 53, no. 9, 1689–1699.

Adam, M. A., dan Maftuch., 2015, Evaluasi Pengoptimalan Instalasi Pengolahan Air Limbah, J. Environ. Eng. Sustain. Technol., vol. 02, no. 01, 1–5.




DOI: http://dx.doi.org/10.33795/distilat.v7i2.263

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.