PENGARUH WAKTU FERMENTASI TERHADAP SIFAT FISIK VIRGIN COCONUT OIL (VCO) YANG DIHASILKAN DARI KELAPA DAERAH BANYUWANGI

Rosyana Sabyllatul Ulumma, Cucuk Evi Lusiani

Abstract


Indonesia memiliki lahan perkebunan yang luas terutama untuk perkebunan kelapa. Salah satu daerah penghasil kelapa adalah Kabupaten Banyuwangi dengan kandungan minyak dalam kopra mencapai 63-72%. Kelapa dapat diolah menjadi berbagai macam olahan, salah satunya adalah pengolahan daging buah kelapa menjadi VCO (Virgin Coconut Oil). Proses pembuatan VCO dapat dilakukan dengan proses fermentasi tanpa pemanasan tetapi menggunakan penambahan yeast (ragi tempe). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi terhadap sifat fisik VCO yang dihasilkan dari kelapa daerah Banyuwangi. Proses fermentasi dalam penelitian ini dilakukan dengan konsentrasi yeast 2 % b/v selama 6; 12; 18; 24; dan 30 jam. Produk utama dari proses ini adalah VCO dengan blondo dan air sebagai produk samping. VCO yang dihasilkan kemudian dilakukan uji organoleptik (rasa, aroma, dan warna), uji pH, dan dihitung yield dari VCO tersebut. Produk VCO yang dihasilkan untuk semua variabel penelitian ini menunjukkan rasa khas Kelapa, beraroma khas kelapa segar dan tidak tengik, berwarna bening kekuningan, dan nilai pH 5. Produk VCO dalam penelitian ini menghasilkan nilai yield yang semakin tinggi seiring dengan lamanya waktu fermentasi dengan nilai tertinggi yaitu sebesar 15,20% v/v pada waktu fermentasi 30 jam. Dengan demikian, produk VCO yang dihasilkan dalam penelitian ini sesuai dengan SNI 7381:2008 dengan yield tertinggi dihasilkan pada waku fermentasi 30 jam.


Keywords


Kelapa, Banyuwangi, Ragi Tempe, Fermentasi, VCO

Full Text:

PDF

References


Rindengan, B., and Novariyanto, H., 2004, Minyak Kelapa Murni: Pembuatan dan Pemanfatannya, in Seri Agritekno, Penebar Swadaya, Jakarta, Vol. 6, No. 9, 64–65.

Setiaji, B., and Surip, P., 2006, Membuat VCO Berkualitas Tinggi, Jakarta: Penebar Swadaya.

Alamsyah, A. N., 2005, Virgin Coconut Oil Minyak Penakluk Aneka Penyakit, Agro Media Pustaa, Jakarta.

Christian, L., and Prakoso, A., 2009, Pembuatan Minyak Kelapa Murni (VCO) Dengan Metode Fermentasi Dengan Ragi Tempe Laporan Hasil Penelitian, Fakultas Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Soekarto., 1990, Penilaian Organoleptik untuk Industri Pangan dan Hasil Pertanian, Bhatara Karya Aksara, Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional., 2008, SNI 7381:2008 Minyak Kelapa Virgin (VCO), Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

Perdani, C. G., Pulungan, M. H., and Karimah, S., 2019, Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) Kajian Suhu Inkubasi dan Konsentrasi Enzim Papain Kasar, J. Teknol. dan Manaj. Agroindustri, Vol. 8, No. 3, 238–246.

Darmoyuwono, W., 2006, Gaya Hidup Sehat dengan Virgin Coconut Oil, 1st ed. Indeks-Kelompok Gramedia, Jakarta.

Winarti, S., 2007, Proses Pembuatan VCO (Virgin Coconut Oil) Secara Enzimatis Menggunakan Papain Kasar, Teknol. Pangan, Vol. 8, 136–141.

Muharun., and Apriyantono, M., 2014, Pengolahan Minyak Kelapa Murni (VCO) dengan Metode Fermentasi Menggunakan Ragi Tape Merk NKL, J. Teknol. Pertan, Vol. 3, No. 2, 9–14.




DOI: http://dx.doi.org/10.33795/distilat.v7i2.247

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.