PENGARUH KONSENTRASI OZON TERHADAP NILAI PH DAN TOTAL DISSOLVE SOLID (TDS) PRODUK AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK)

Faishal Najmuddin Nabih, Anang Takwanto, Melastri Rahayu

Abstract


Kualitas Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) harus memenuhi standar ditinjau dari parameter fisika kimia dan mikrobiologi yang sesuai dengan SNI 01-3553-2015 dan Permenkes no 492 tahun 2010 sehingga air aman untuk diminum dan dikonsumsi dalam jangka panjang. Kualitas air yang dikonsumsi menentukan derajat kesehatan masyarakat yang mengonsumsinya. Pada uji fisika konsentrasi ozon berpengaruh terhadap hasil uji pH dan Total Dissolve Solid (TDS). Proses disinfektan pada produksi air minum dalam kemasan merupakan kendala kritis yang harus diperhatikan. Ozonisasi harus diinjeksikan secara tepat dan benar, agar kualitas steril dan tidak merugikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ozon terhadap hasil uji pH dan TDS air minum dalam kemasan. Penelitian dilakukan selamaF satu tahun dengan menambah kadar ozon pada proses produksi AMDK dan didapatkan hasil konsentrasi ozon dapat menurunkan nilai pH dan TDS. Menurunnya nilai pH dapat meningkatkan ion H+ dan menurunnya nilai TDS dapat mengurangi  senyawa organik maupun non organik yang terkandung dalam AMDK.

Keywords


ozon, AMDK, pH, TDS

Full Text:

PDF

References


Deril, M., dan Novirina, H., 2010, Uji Parameter Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Kota Surabaya, Jurnal Ilmu Teknik Lingkungan., Vol. 6, No. 1, 1–6.

Zafhira, N., 2012, Pengaruh Waktu Inkubasi dan Dosis Ozon pada Disenfeksi Hama Bakteri Xanthomonas oryzae pv. oryzae dengan Kombinasi Proses Ozonisasi dan Adsorpsi dengan Zeolit Alam.

Handayani, L., dkk., 2017, Pengaruh Kualitas Air Minum Dalam Kemasan Terhadap Konsentrasi Ozon, Prosiding Semininar Nasional Fakultas Teknik UNIFA Makassar, Indonesia, No. 5, 199–208.

Kemenkes RI., 1990, Permenkes No. 416 Tahun 1990 Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air, Huk. Online, No. 416, 1–16.

Abdi, C., dkk., 2017, Pengaruh Ozonisasi Terhadap Penurunan Intensitas Warna dan Kadar Besi (Fe) Pada air Gambut, Jukung (Jurnal Tek. Lingkungan), Vol. 3, No. 1, 21–29.

Astuti, U., P., 2014, Pengolahan Air Payau Menggunakan Elektrodialisis Dan Ozon, No. 1, 7.

Fretes, V., M., dan De, R., 2016, Analisis Kesesuaian Parameter Kualitas Air Minum Dalam Kemasan Yang Dijual Di Kota Ambon Dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), J. Arika, Vol. 10, No. 1, 57–74.

Pramesti, D., S., dan Puspikawati, S., I., 2020, Analisis Uji Kekeruhan Air Minum Dalam Kemasan Yang beredar Di Kabupaten Banyuwangi, Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol. 11, 75–85.

Badan Standarisasi Nasional, 2015., Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-3553- 2015-AMDK tentang Air Minum Dalam Kemasan, Jakarta.

Elfidasari, D., dkk., 2017., Kualitas Air Situ Lebak Wangi Bogor Berdasarkan Analisa Fisika, Kimia dan Biologi, Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Sains Dan Teknologi, Vol. 3, No. 2, 104.

Agustini, S., dan Rienoviar, 2011., Pengaruh Konsentrasi Ozon Terhadap Cemaran Mikroba Pada Air Minum Dalam Kemasan, Jurnal Dinamika Penelitian Industri, Vol. 2, No. 1, 44–51.




DOI: http://dx.doi.org/10.33795/distilat.v7i2.239

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.