PENGARUH DOSIS BIOCIDE TERHADAP JUMLAH KOLONI PADA PENGENDALIAN BIOFOULING DI FEED WATER SWRO PLTU

Indah Sukmawati, Fariha Afidati, Ariani Ariani

Abstract


Pada water treatment plant sea water reverse osmosis (SWRO) sering terjadi pembentukan akumulasi padatan (fouling) yang tidak diinginkan dan tertahan di permukaan membran. Fouling yang disebabkan oleh pertumbuhan mikro/makro organisme disebut sebagai biofouling. Pertumbuhan biofouling yang tidak terkendali dapat menyumbat dan menginaktivasi permukaan membran, hal ini menyebabkan naiknya tekanan osmotik atau different pressure (DP) antara inlet dan outlet pada reverse osmosis (RO). Tingginya DP pada RO ditandai dengan banyaknya koloni bakteri pada aliran keluar yang tidak digunakan (reject). Kondisi ini mengakibatkan dilakukannya proses pembersihan membran RO (cleaning) sebagai upaya untuk meningkatkan kembali performa membran. Salah satu bahan kimia yang dapat mengendalikan pertumbuhan koloni pada RO disebut biocide, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh dosis biocide terhadap jumlah koloni. Pengendalian biofouling menggunakan metode pemberian dosis secara berkelanjutan (continous) dengan variabel dosis 7%, 10%, dan 15%. Pertumbuhan biofouling dan DP pada reject RO diamati setiap waktu serta dihitung menggunakan metode petri film. Metode continous dosage dengan dosis tersebut dapat mencegah tingginya pertumbuhan biofouling pada membran RO dalam durasi 7 hari. Metode ini dapat menonaktifkan pertumbuhan biofouling namun tidak dapat mengembalikan jumlah koloni pada kondisi awal yang disebabkan oleh adanya biofilm pada membran.

Keywords


biofouling, biocide, reverse osmosis

Full Text:

PDF

References


Ang, W. S., Lee, S., Elimelech, M., 2006, Chemical and Physical Aspects of Cleaning of Organic-Fouled Reverse Osmosis Membran, Journal of Membrane Science, Vol. 272, 198–210.

Creber, S. A., Vrouwenvelder, J. S., Loosdrecht, M. C., Johns, M. L., 2010, Chemical Cleaning of Biofouling in Reverse Osmosis Membranes Evaluated using Magnetic Resonance Imaging, Journal of Membrane Science, Vol. 362, 202-210.

Greenlee, L. F., Lawler, D. F., Freeman, B. D., Marrot, B., and Moulin, P., 2009, Reverse Osmosis Desalination: Water Sources, Technology, And Today's Challenges. Water research, Vol. 43, No. 9, 2317-2348.

Siddiqui, A., Pinel, I., Prest, E. I., Bucs, Sz. S., van Loosdrecht, M. C. M., Kruithof, J. C., Vrouwenvelder, J. S., 2017, Application of DBNPA Dosage for Biofouling Control in Spiral Wound Membrane System, Desalination and Water Treatment, Vol. 68, 12-22.

Jayanti, R. D., Widiasa, I. N., 2016, Fouling dan Cleaning Membran Reverse Osmosis Tekanan Rendah untuk Aplikasi Daur Ulang Air Limbah Domestik, Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia “Kejuangan” Pengembangan Teknologi Kimia untuk Pengolahan Sumber Daya Alam Indonesia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Yogyakarta.

Ras, G. R., 2016, Control of Biofouling on Reverse Osmosis Membranes Using DBNPA, M. Eng. thesis, Dept. Chemical Eng., Stellenbosch Univ., Stellenbosch, Afrika Selatan.

Gerard, G. M., 2017, Biofouling Control in Reverse Osmosis Membranes for Water Treatment, PhD. Dissertation, Dept. Chemical Eng., Universitat Rovira I Virgili, Tarragona, Spanyol.

Maulida, V. R., Zamrudy, W., Mustofa, A., 2020, Pengaruh Dosis Anti Reduktan Sodium Bisulfit Terhadap Umur Catridge Filter pada Sea Water Reverse Osmosis (Swro) I di PT PJB UBJ O&M Paiton, Distilat : Jurnal Teknologi Separasi, Vol. 6, No. 2, 36-40.

Beyer, M., Lohrengel, B., Nghiem, L.D., 2010, Membrane Fouling and Chemical Cleaning in Water Recycling Applications, Desalination, Vol. 250, 977–981.

Williams, T., 2007, The Mechanism of Action of Isothiazolone Biocides, International Corrosion Conference Series, Vol. 9, No. 1, 15-22.




DOI: http://dx.doi.org/10.33795/distilat.v7i2.211

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.