PERHITUNGAN NERACA MASSA DAN NERACA ENERGI EVAPORATOR PADA UNIT KILANG PPSDM MIGAS CEPU

Siti Iffah Munawaroh, Nofiatul Azizah, Mufid Mufid, Muh Subur

Abstract


Evaporator merupakan bagian dari unit pengolahan di kilang Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Migas Cepu, yang berfungsi untuk proses pemisahan uap minyak dengan cairannya atau fraksi berat dengan fraksi ringannya. Untuk mengetahui apakah proses yang berjalan dalam evaporator sudah baik atau belum, dapat dilihat dari efisiensinya, sehingga dilakukan perhitungan neraca massa dan neraca energi pada evaporator itu sendiri. Dari perhitungan neraca massa evaporator didapatkan antara jumlah total masuk tidak sama dengan total keluar, yang berarti terdapat massa yang hilang. Total massa kehilangan yang didapat adalah 419.65 kg/hari. Hal tersebut sudah terbilang relatif kecil dan sudah tergolong baik untuk pengoperasian evaporator (V-1) di unit kilang PPSDM Migas Cepu. Sedangkan, pada perhitungan neraca energi, untuk panas yang hilang di evaporator cukup banyak yaitu 245654961.5 btu/hari, dengan persen efisiensi panas evaporator sebesar 55.01%. Panas yang hilang merupakan salah satu parameter yang mempengaruhi efisiensi energi proses evaporasi. Hal  tersebut sangat disayangkan mengingat panas yang hilang tergolong relatif besar, dan panas yang hilang seharusnya bisa digunakan untuk pengoperasian di evaporator untuk memisahkan komponen-komponen dengan lebih baik lagi. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mencegah besarnya nilai panas yang hilang adalah dengan menambahkan insulator pada evaporator.


Keywords


evaporator, neraca massa, neraca energi

Full Text:

PDF

References


Kartikasari, A., Pratiwi, F.U.D, and Chumaidi, A., 2019, Evaluasi Ekonomi Steam Tripple Effect Evaporator Pada Proses Produksi Pupuk Ammonium Sulfat Ii (Za Ii) Di Industri Pupuk,” Distilat J. Teknol. Separasi, Vol. 5, No. 1, pp. 1–6.

Rahmatullah, Primesa Caesaranty, F., and Puspita Sari, F., 2019, Evaluasi performance ammonia converter Pabrik urea ditinjau dari pengaruh temperatur, tekanan, rasio H2/N2, dan mol inert inlet, serta perhitungan neraca massa dan neraca panas dengan simulator, J. Tek. Kim, Vol. 25, No. 1, pp. 21–30.

Geankoplis, C. J. , 1993, Mechanical-Physical Separation Processes, Transport Processes and Unit Operations.

Lauer, B. E., 1963, Basic principles and calculations in chemical engineering (Himmelblau, David M.), J. Chem. Educ.

Zahidin, A and Rubianto, L., 2020, Perhitungan Neraca Massa, Neraca Panas dan Efisiensi Pada Rotary Kiln Unit Kerja RKC 3 PT Semen Idonesia (PERSERO) Tbk., Distilat J. Teknol. Separasi, Vol. 6, No. 2, pp. 309–315.

Gudmundsson, O., Palsson, O. P., Palsson, H., and Lalot, S., 2009, Fouling detection in a cross-flow heat exchanger based on physical modeling. Proceedings of International Conference on Heat Exchanger Fouling and Cleaning III, Austria.




DOI: http://dx.doi.org/10.33795/distilat.v7i1.173

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.