STUDI PERBANDINGAN METODE PENGUJIAN TAN (TOTAL ACID NUMBER) PLTGU DENGAN ASTM D-974

Citra Putri Wahyu Mahesti, Yanty Maryanty

Abstract


Pengujian TAN (Total Acid Number) merupakan pengukuran keasaman suatu minyak pelumas yang ditentukan oleh jumlah miligram kalium hidroksida (KOH) yang dibutuhkan untuk menetralkan asam lemak bebas dalam satu gram minyak. Pengujian TAN digunakan untuk menentukan sampel minyak pelumas baru dan setelah pemakaian, minyak setelah pemakaian dipantau untuk memastikan kualitas minyak memenuhi standar nilai TAN agar tidak menghambat proses produksi. Nilai TAN itu sendiri tidak dapat digunakan untuk memprediksi sifat korosif pada suatu minyak, hanya digunakan sebagai acuan untuk mengukur jumlah asam lemak bebas dalam sampel minyak pelumas. Oleh karena itu perlu dilakukan pengujian nilai TAN secara berkala agar dapat mengetahui perubahan nilai TAN sesudah pemakaian. Semakin besar nilai TAN maka corrosion rate akan naik, sehingga mempercepat terjadinya korosi pada material logam. Fungsi minyak pelumas adalah melumasi komponen-komponen mesin yang bergerak agar tidak cepat aus. Selain itu, minyak pelumas digunakan untuk mencegah terjadinya korosi, pendingin pada mesin, dan pembawa kotoran pada mesin. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai TAN pada metode PLTGU sebesar 0,1013 mg KOH/g sampel, metode ASTM D-974 0,1423 mg KOH/g sampel. Cara standar untuk menentukan nilai TAN pada sampel minyak adalah dengan analisa titrasi. Perbandingan metode yang digunakan yaitu metode PLTGU dengan ASTM D-974.


Keywords


Total Acid Number, minyak pelumas, ASTM D-974

Full Text:

PDF

References


Rahman, A., 2012, Uji Pemakaian Pelumas Mesran SAE 40 Pada Sistim Transimisi Kotak Roda Gigi Mesin Bubut Maximat V13, Ind. Res. Work. Natl. Semin, Vol. 2, 978–980.

Bloch, H., 2019, Practical Lubrication for Industrial Facilities, Second edition, Pairmont Press, USA.

Dewajani, H., Rochmadi, R., Purwono, S., Budiman, A., 2015, Catalytic Cracking of Indonesian Nyamplung Oil (Calophyllum inophyllum) for bio-fuels production using ZSM-5 catalyst, J. Eng. Sci, Technol, Vol. 10, 61–69.

Fessenden, R. J. dan Fessenden, J. S., 1992, Kimia Organik, Third Edition, Gramedia, Jakarta

Fitri, A.S., Arinda, Y., Fitriana, N., 2019, Analisis Angka Asam pada Minyak Goreng dan Minyak Zaitun Analysis of Acid Numbers in Cooking Oil and Olive Oil, Sainteks, Vol. 16, 115–119.

Mufid, M., Hasyim, H., 2015, Penentuan Laju Korosi pada Kupon Baja Karbon Api 5L Grade B Menggunakan Ekstraks Daun Mangga Sebagai Corrosion, Pros. Pro Poltek Disem. Has. Penelit.

Purwaningsih, I., 2015, Perbandingan Kadar Bilangan Asam Minyak Goreng Sawit Curah yang Ditambahkan Ekstrak Wortel, Jurnal Vokasi Kesehatan, Vol. 1, No. 2, 59-63.

Zafar, F., Mandal, P.C., Shaari, K.Z.B.K., Moniruzzaman, M., 2016, Total Acid Number Reduction of Naphthenic Acid Using Subcritical Methanol and 1-Butyl-3-Methylimidazolium Octylsulfate, Procedia Eng, Vol. 148, 1074–1080.




DOI: http://dx.doi.org/10.33795/distilat.v6i2.157

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Copyright © 2019 Department of Chemical Engineering, Politeknik Negeri Malang