PENGARUH VARIASI SUHU DAN KECEPATAN ANGKAT PADA PROSES GALVANIZING TERHADAP KETEBALAN BAJA di PT. BONDI SYAD MULIA GRESIK

Aldi Raka Pratama, Hardjono Hardjono

Abstract


Industri galvanis semakin berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan produk industri berbahan baku logam. Industri berbahanbakulogam(misalnyaseng)umumnyamelibatkanprosespelapisanuntuk mencegah terjadinya korosi. Salahsatucaramengatasi korosi adalah dengan melapisi besi menggunakan logam lain yang lebih anodik denganHotDipGalvanizing(HDG). Secara definisi,  hot dip galvanizing adalah suatu proses pelapisan dimana logam pelapisnya dipanaskan terlebih dahulu hingga mencair, kemudian logam yang akan dilapisi yang biasa disebut logam dasar dicelupkan ke dalam bak galvaniz yang telah berisi seng cair, sehingga dalam beberapa saat logam tersebut akan terlapisi oleh lapisan (seng) dengan logam dasar dalam bentuk ikatan metalurgi yang kuat dan tersusun secara berlapis-lapis yang disebut fasa. Akan tetapi pada industri galvanizing saat dilakukan produksi secara massal sering terjadi permasalahan, yaitu tebal lapisan Zn yang berlebihan sehingga menyebabkan konsumsi Zn sangat banyak, pemborosan biaya proses, serta lapisan Zn tidak sesuai dengan standart galvanizing. Berdasarkan beberapa permasalahan diatas, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut yang bertujuan untuk menentukan pengaruh suhu dan kecepatan angkat pada proses pelapisan terhadap ketebalan lapisan seng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelapisan optimal pada suhu 440 0C dan laju pengangkatan 10 m/menit dengan ketebalan rata – rata 107,53 µm.


Keywords


Korosi, Hot Dip Galvanizing, Zinc

Full Text:

PDF

References


Sugiyanto, K.H., Suyanti, R.D., 2010, Kimia Anorganik Logam, Graha Ilmu, Yogyakarta.

Wahyudi, Y., Fahrudin, A., 2016, Analisa Perbandingan Pelapisan Galvanis Eletroplating dengan Hot Dip Galvanizing terhadap Ketahanan Korosi dan Kekerasan Pada Baja, Jurnal Rekayasa Energi Manufaktur, Vol. 1, No. 1, 1-5.

Galvinfo Center., 2009, How Zinc Protect Steel, Galvinfonote Vol. 3.

Anggara, T., 2007, Pengaruh Variasi Temperature Proses Pelapisan Metode Hot Dip Galvanizing Terhadap Tebal Lapisan, Struktur Mikro Korosi, Tesis, Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang, Semarang.

Sulistyo, S., Widyanto, B., Chatab, N.Z., 1997, Penerapan Sistem Manajemen Mutu Industri Pengecoran dan Galvaniz Menuju Seri SNI 19.9000 (150.9000), Semarang: UNDIP.

Sulistijono, S., 2000, Diktat Korosi dan Analisa Kegagalan, Surabaya: ITS.

Peng, B., Jianhua, W., Xuping, S., Zhi, L., Yin, F., 2008, Effects of Zinc Bath Temperature on the Coating of Hot Dip Galvanizing, Surface and Coatings Technology, Vol. 202, No. 9, 1785-1788.

Nasr, J.B., Snoussi, A., Bradai, C., Halouani, F., 2007, Effect of the Withdrawal Speed On the Thickness of the Zinc Layer in Hot Dip Pure Zinc Coatings, Materials Letters, Vol. 62, No. 14, 2150 – 2152.

Keenan, K., Kleinfelter, K., 1996, Kimia Untuk Universitas, Erlangga, Jakarta.

Sulistijono, S., 2000, Diktat Korosi dan Analisa Kegagalan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.




DOI: http://dx.doi.org/10.33795/distilat.v6i2.138

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Copyright © 2019 Department of Chemical Engineering, Politeknik Negeri Malang