STUDI LITERATUR: STABILITAS MUTU DAN PERHITUNGAN KINETIKA REAKSI PENURUNAN KADAR IODIUM PADA GARAM

Chalista Octavianty Lumban Tobing, Heny Dewajani

Abstract


Garam adalah salah satu bahan pelengkap masakan yang digunakan oleh seluruh orang di dunia. Di Indonesia kebutuhan garam dipenuhi oleh berbagai perusahaan swasta dan perusahaan negara. PT. Garam (Persero) adalah satu – satu perusahaan milik negara yang bergerak dalam industri manufacture garam. Iodium memiliki peran penting untuk membentukan hormon tiroksin yang berperan dalam metabolisme tubuh. Kestabilan kadar iodium dalam garam dapat turun selama proses pendistribusian, penyimpanan, dan pemasakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui laju reaksi penurunan kadar iodium, maksimum waktu penyimpanan garan, dan stabilitas mutu garam. Kondisi penyimpanan garam yang paling baik adalah dalam wadah berbahan kaca, berwarna gelap atau jauh dari cahaya matahari langsung, tertutup, dan disimpan pada suhu ruang antara 25℃ - 30℃. Proses pemasakan dapat menurunkan kadar iodium pada garam sebesar ±12,855%. Kadar Ca dan Mg pada garam menurun selama proses penyimpanan, namun kadar air pada garam meningkat. Kadar NaCl pada garam harus ≥97% agar kadar pengotornya semakin rendah, dan garam memiliki kualitas yang baik. Berdasarkan hasil perhitungan, laju reaksi penurunan kadar ioidum pada garam adalah 0,08312 ppm/hari dan waktu maksimum penyimpanan garam adalah 16 bulan.


Keywords


Garam, iodium, kinetika reaksi, kondisi penyimpanan.

Full Text:

PDF

References


Subhan, 2014, Analisis Kandungan Iodium Dalam Garam Butiran Konsumsi yang Beredar di Pasaran Kota Ambon, Jurnal Fikratuna, Vol. 6, No. 2, Juli – Desember, 290–295.

Lindawati, 2006, Pengaruh Waktu Penyimpanan dan Pemanasan terhadap Kadar Iodium dalam Garam Beriodium. Laporan Tugas Akhir II Jurusan Kimia. Universitas Negeri Semarang.

Safitri, Rahmadayanti., 2019, Analisa Kadar Iodium pada Garam Dapur dari Berbagai Merek di Pasar Sukaramai Medan, Karya Tulis Ilmiah, Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan.

Chowdhury, S., 2015, Iodine Deficiency and Excess: Effect on Health, Journal of Enam Medical College, Vol. 5, No. 2, May 2015, 68 – 70.

Liu, Y., 2007, Determination of Iodide and Iodate in Aqueous Solution, Thesis in Chemistry, Texas Tech University.

Rasdiyanto, Ardiawan., 2018, Pengaruh Variasi Waktu Pemanasan terhadap Penurunan Kadar Iodium dalam Garam Dapur dengan Metode Iodometri, Karya Tulis Ilmiah, Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia.

Cahyadi, Wisnu., 2008, Pengaruh Lama Penyimpanan, Kelembaban Relatif (RH) dan Suhu terhadap Kestabilan Garam Beriodium, Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, Vol. XIX, No. 1, 40-46.

Prihatiningsih, D., Novitasari, S., 2017, Hubungan Kondisi Penyimpanan terhadap Kualitas Iodium dalam Garam di Tingkat Penjual yang Beredar di Pasar Tradisional di Denpasar Utara Tahun 2017, Jurnal Chemistry, Vol. 4, No.1, Juli, 10 – 15.

Gbassi, G.K., Yao, T.N.S.J., Atheba, P.G., Yehe, M.D., Brou, G.A., Ake, M., Trokourey, A., 2017, Kinetic Approach of Iodine Quantification in Dietary Salts, Open Journal Physical Chemistry, Vol. 7, 27–34.

Cahyad, Wisnu., 2006, Penetuan Konstanta Laju Penurunan Iodat dalam garam Beriodium, Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, Vol. XVII, No.1, 38-43.

Emelike, N. J. T., Achinewhu, S. C., Ebere, C. O., 2017, Effect of Storage on the Iodine Content of some Table Salts Sold at a Local and a Super Market in Port Harcourt, Nigeria, Sky Journal of Food Science, Vol. 6 No. 1, 1 – 6.

Prodhan, U. K., Alim, Md. A., Kabir, Md. H., Pulak, M. R., 2014, Measurement of Iodine Availability and Stability of some Iodized Salts in Bangladesh, International Journal of Research in Engineering and Technology, Vol. 3, No. 1, January, 470 – 474.

Bashar, A. K. M. K., Ahmed, M. W., Uddin, M. B., 2016, Assessment of Iodine Content in Three Different Brands of Commercial Sodium Chloride at Retailer and Consumer Level, International Journal of Animal Resources, Vol. 1, No. 2, July 2016, 9 – 16.

Amanati, L, 2017, Karakteristik Kandungan KIO3 pada Garam Konsumsi Beryodium yang Beredar di Kota Blitar, Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri, Vol. 2, No. 2, November, 64 – 70.

Wihardika, L., 2017, Pengaruh Lama Pendidihan Terhadap Kadar Kio3 Pada Garam Beryodium Merk “X", Jurnal Wiyata Peneliti Sains dan Kesehatan, Vol. 2, No. 2, 146–150.

Ayelign, A., Urga, K., Retta, N., 2012, The Stability of Micronutrients in Fortified Food Stuffs After Processing and Storage: Iodine in Salt and Iron in Wheat Flour, Afican Journal of Microbiology Research, Vol. 6, No. 20, May 2012, 4226 – 4323.

Sugiani, H., Previanti, P., Sukrido, S., Pratomo, U., 2015, Penentuan Pengaruh Pemanasan Dan Waktu Penyimpanan Garam Beriodium Terhadap Kalium Iodat, Chimica et Natura Acta, Vol. 3, No. 2, Agustus 2015, 66–69.

Levenspiel, O., 1999. Chemical Reaction Engineering, 3th edition. John Wiley & Sons, Oregon State University.

O, Agu. V., 2019, Stability of Iodine in Selected Commercial Iodized Salt Samples Sold in Anambra State, Nigeria, Specialty Journal of Knowledge Management, Vol. 4, N0.3, 1 – 3.

Fallah, S. H., Khalilpour, A., Amouei, A., Rezapour, M., Tabarinia, H., 2020, Stability of Iodine in Iodized Salt Against Heat, Light, and Humidity, International Journal of Health and Life Science, Vol. 6, No. 1, 1 – 6.

Wijawati, A., Asiarini, W. D., 2017, Pengaruh Wadah, Kondisi dan Cara Penyimpanan terhadap Perubahan Kadar Iodium dalam Garam, Jurnal Ilmu Kesehatan, Vol. 9, No. 1, Maret, 7–14.

Shawel, D., Hagos, S., Lachat, C. K., Kimanya, M. E., Kolsteren, P., 2010, Post – Production Losses in Iodine Concentration of Salt Hamper the Control of Iodine Deficiency Disorders: A Case Study in Northern Ethiopia, J Health Popul Nutr, Vol. 28, No. 3, January, 238 – 244.

Novitasari, A. E., Muslimah, H., 2015, Pengaruh Suhu Dan Waktu Pemanasan Terhadap Kadar Kalium Iodat (KIO3) Dalam Larutan Garam Beriodium, Jurnal Sains, Vol. 5, No. 10.

Sikdar, K. M. Y. K., Ganguly, A., Monjur-Al-Hossain, A. S. M., Faroque, A. B. M., 2016, Estimation of Loss of Iodine from Edible Iodized Salt During Cooking of Various Bangladesh Food Preparations, Dhuka. J. Pharm. Sci, Vol. 15, No. 2, December 2016, 161 – 165.

Helmiyati, S., Narendra, Y. H., Septi, P., Rochyana, I., Endri, Y., 2014. The Stability of Double Fortification of Salt with Iodine and Iron in Different Storage Conditions, International Food Research Journal, Vol. 21, No. 6, 2183 – 2187.

Li, Y. O., Diosady, L. L., Wesley, A. S., 2010, Iodine Stability in Iodized Salt Dual Fortified with Microencapsulated Ferrous Fumarate Made by an Extrusion-Based Encapsulation Process, Journal of Food Engineering, Vol. 99, 232 – 238.




DOI: http://dx.doi.org/10.33795/distilat.v6i2.137

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Copyright © 2019 Department of Chemical Engineering, Politeknik Negeri Malang